Protista Mirip Hewan (Protozoa)

Posted by Nursaptia Purwa Asmara on Sunday, October 19, 2014 with No comments

A. Protista Mirip Hewan (Protozoa)

Protozoa berasal dari bahasa Yunani (protos = pertama dan zoon = binatang) yang berarti binatang-binatang rendah yang uniseluler. Sifat-sifatnya adalah uniseluler, mikroskopis, habitat di tempat berair atau tempat basah, mampu membentuk sista, umumnya tidak memiliki dinding sel yang kuat, heterotrof dan di lautan merupakan zooplankton.
Klasifikasi protozoa didasarkan pada alat geraknya, dibagi menjadi 4 kelas yaitu:   

1. Rhizopoda (Sarcodina)

  • alat gerak berupa pseudopodia (kaki semu)
  • hidup bebas atau parasit
  • bentuk tubuh tidak tetap
  • hidup di dasar kolam dangkal atau sungai dengan aliran tenang yang banyak sisa-sisa organisme
  • dalam ekosistem air tawar, Amoeba termasuk komponen biotik yang berfungsi sebagai konsumen
  • contoh protozoa:
    • Amoeba proteus 
    • Foraminifera (kerangka zat kapur): fosilnya dijadikan indikator adanya minyak bumi

    • Radiolaria (kerangka zat kersik): membentuk endapan radiolaria, untuk alat penggosok
 

2. Flagellata (Mastigospora)

  • alat gerak disebut flagella (cambuk)
  • dibedakan atas Phytoflagellata dan Zooflagellata
    • Phytoflagellata
      • berbentuk menyerupai tumbuhan laut
      • hidup di laut maupun air tawar
      • berklorofil (autotrof)
      • contoh:
        • Noctiluca miliaris (hidup di laut, menyebabkan laut bercahaya di malam hari) 
 
    • Zooflagellata
      • tidak berklorofil
      • heterotrof
      • contoh:
        • Leismania donovani (penyabab kalaazar) 
 
        • Trichomonas vaginalis (penyebab vaginitis)
        • Trypanosoma cruzi (anemia)
        • T. evansi (penyebab penyakit surra pada ternak)
 
        • T. gambiense (penyebab penyakit tidur)
 
 

3. Ciliata (Ciliophora)

  • bersilia (rambut getar) saat muda atau sepanjang hidupnya
  • umumnya parasit
  • umumnya hidup di air tawar
  • contoh: 
    • Paramaecium (bereproduksi dengan cara konjugasi dan pembelahan biner)
 

4. Sporozoa

  • tidak memiliki alat gerak khusus
  • reproduksi dengan pembelahan biner, schizogoni dan sporogami
  • hidup menumpang pada organisme lain
  • contoh:
    • Plasmodium vivax, menyebabkan malaria tertiana (2 x 24 jam)
    • P. malaria, menyebabkan malaria quartana (3 x 24 jam)
    • P. falciparum, menyebabkan malaria tropika (tidak tentu)
    • P. ovale, menyebabkan malaria ovale dengan gejala sama dengan malaria tertiana
 

B. Protista Mirip Tumbuhan (Algae)

C. Protista Mirip Jamur (Jamur Lendir)